11Dec
Categories: My Self, Writing
Seberkas sinar hangat datang dari auramu
sinar dan kehangatan cinta
cinta seperti sinar mentari
tiada henti walaupun tidak diperduli
damai ku rasa
tentram dalam hati,
ketika pertama ku lihat kamu.
bahagia menjalar ke seluruh kujurku
tubuh mungil
tatapan polos
suara yang hanya itu
menyusup dalam sanubari
diam, dan hanya sunyi
harap kupanjatkan
agar kamu menjadi sempurna
sempurna bukan hanya satu
tapi semua
yang berada dalam satu
ketinggian atasmu
dari sang Maha Penyayang
dan bagi kami
terakhir,
kusisipkan doa bapakku
yg akan menjadikan kita satu
baik ada ataupun abu
selamat datang putriku..
Ai Ra Namiah Aliya Hasanudin
10Feb
Sangat membuat penasaran ketika kita dihadapkan pada hal yang jauh dalam jangkauan akal kita. Ketika ada orang yang membuat ramalan, dengan berbagai alasan, kita mencari tahu tentang apa yang akan terjadi pada kita lewat ramalan itu, sebagaimanapun orang lain melarang untuk melakukannya.
Dalam beberapa waktu terakhir ramai dibincangkan tentang kalender bangsa maya yang menyebutkan dunia akan berakhir pada sekitar tahun 2012, saya jadi ingat pesan bapakku yang intinya; ”gak usah lah kau tahu tentang masa depan, kita hanya disuruh untuk berakhlak baik di dunia ini.” pesan yang sederhana, tapi cukup mengena.
Read more »