Kasian juga dia, sejak desember 2007 cuman di colek dan udah, kencan-kencan selama dua bulan, gitu juga cuman tujuh kali ketemu, dan ditinggalin lagi. Baru bulan desember kemarin bertemu lagi sampai sekarang, ketumunya juga bisa dihitung dengan jari.
Tapi segimana dicuekinpun dia masih tetap setia menunggu. Ketika pintunya kembali diketuk dan melihat wajahku, pintunya kembali dibuka lebar-lebar. Setelah didalampun dia gak ragu-ragu untuk menyediakan beberapa kebutuhan yang saya perlukan. Tapi sayang setiap ada keinginan yang lebih dia selalu melarangnya dan meminta bayaran, Ah dari dulu memang begitu, makanya saya tidak setia padanya.
